Bersinergi Membangun Negeri Melalui Penerapan Hasil Kajian Pakan

Tanggal Posting : 30 November 2017 | Publikasi : (admin) | Hits : 58

Sinergisitas sangat diperlukan dalam membangun negeri, utamanya untuk pelaksanaan suksesnya  program Pemerintah. “Keberhasilan program yang telah dicanangkan Pemerintah mustahil tercapai tanpa sinergitas seluruh elemen”,  kata Direktur Pakan Sri Widayati saat mewakili Dirjen PKH I Ketut Diarmita pada Seminar Nasional VI HITPI di Jambi pada 23-24 November 2017.

“Kami memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Seminar Nasional Himpunan Ilmuwan Tanaman Pakan Indonesia (HITPI) ini, dengan sinergitas seluruh elemen fungsi peternakan dan kesehatan hewan, kita harapkan dapat mendukung pencapaian keberhasilan Upsus Siwab (Upaya Khusus Sapi Indukan wajib Bunting)”, ucap Sri Widayati.

Menurutnya, seminar ini adalah salah satu bentuk nyata sinergitas, karena di dalamnya ada keterlibatan peran para ilmuwan dari unsur perguruan tinggi dan peneliti, pelaku (peternak),  pemerintah daerah, dan Pemerintah (Kementerian Pertanian) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) dalam pemenuhan kebutuhan pakan berkualitas untuk mensukseskan Upsus Siwab.

Lebih lanjut dijelaskan, hijauan pakan sebagai pakan utama ternak ruminansia mempunyai peranan penting dalam mewujudkan pencapaian Upsus Siwab. “Hal ini sesuai mandat Permentan No 48 Tahun 2016 tentang upaya khusus percepatan peningkatan populasi sapi dan kerbau bunting, diperlukan pakan yang aman, berkualitas, cukup dan berkelanjutan melalui penguatan pakat hijauan dan konsentrat”, ungkap Widayati.

Dalam Seminar yang mengusung tema "Peran Strategis Tumbuhan Pakan mendukung Upsus SIWAB” tersebut, Sri Widayati berharap agar hasil kajian Pakar HITPI dapat segera diaplikasikan di lapangan.

“Penerapan hasil-hasil kajian para pakar, kita harapkan akan dapat mendorong perkembangan tanaman pakan berkualitas pada skala industri" lanjut Widayati dihadapan 100 orang yang terdiri pakar, birokrat dan praktisi peternakan yang hadir pada seminar tersebut.

Seminar Nasional HITPI merupakan agenda tahunan yang digelar rutin sejak tahun 2011, setelah dibentuk setahun sebelumnya yakni pada tahun 2010. Seminar Nasional ini sebagai forum menggali dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dan kajian kepada stakeholders, serta sekaligus sebagai bentuk tanggungjawab dan sumbangsaran HITPI kepada masyarakat dalam pengembangan pakan untuk mendukung kemajuan peternakan dan kesehatan hewan.

Dalam setahun terakhir kajian HITPI mencakup: (1). Pengembangan tumbuhan pakan: penyediaan dan kultur jaringan; (2). Pengembangan pupuk organik, anorganik dan hayati seperti mikoriza arbuskula, rhizobium, serta bioenzim dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman pakan; (3). penggunaan hijauan, tanaman herba obat, dan limbah tanaman pertanian meningkatkan produktivitas ternak; (4). Peningkatan kualitas tanaman pakan lewat uji in vitro; (5). Metabolik sekunder tanaman; (5). Optimalisasi pemanfaatan lahan tambang dan lahan penggembalaan inkonvensional, seperti tempat pembuangan sampah.

Ketua Umum HITPI Prof. Dr. Ir. Luki Abdullah M berharap agar dalam usia HITPI yang ke tujuh, melalui seminar ini akan dapat disosialisasikan dan lebih banyak dimanfaatkan hasil kajiannya bagi pengembangan tumbuhan pakan berbasis sumberdaya lokal yang semakin efisien.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Tanjung Jabung Barat, Safrial yang juga sebelumnya adalah seorang akademisi membagikan pengalaman penerapan ilmunya. Safrial memaparkan mengenai sistem integrasi ternak dengan tanaman sawit yang berhasil mengangkat perekonomian kelompok, serta pengembangan unit pengolah pupuk organik.

Selanjutnya Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi Akhmad Mausul juga menyampaikan harapannya "Agar ke depan  HITPI mampu mendorong optimalisasi pemanfaatan tanaman pakan dalam meningkatkan produktivitas ternak, serta bersinergi dalam mendukung program Upsus Siwab untuk mewujudkan ketahanan pangan”.

Dengan nuansa berbeda dari event sebelumnya, Semnas HITPI pada kali ini juga memberikan pelatihan dan pemberian benih tanaman pakan kepada peternak, serta melakukan  praktek integrasi sapi-sawit kunjungan lapang ke PTPN VI Sei Duren

 

 

Contact Person:

Ir. Sri Widayati, MM (Direktur Pakan, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan)