FOOD ESTATE PROVINSI SUMATERA UTARA

Tanggal Posting : 21 Oktober 2021 | Publikasi : (admin) | Hits : 297

Presiden Republik Indonesia meninjau perkembangan pembangunan kawasan lumbung pangan ( Food Estate ) dalam kunjungan kerja ke Provinsi Sumatera Utara pada Selasa 27 Oktober 2020. Kawasan lumbung pangan  yang ditinjau berada di Desa ria-ria Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara. Pengembangan lumbung Pangan dengan luas keseluruhan mencapai 30.000 hektare guna meningkatkan ketahanan panagan nasional khusunya ketahanan pangan local.  Dalam proyek pengembangan lumbung pangan di Sumatera Utara, Presiden ingin proyek pengembangan Food Estate proses bisnis terintegrasi , pengolahan lahan lokasi pengembangan 215 hektare tersebut melibatkan tujuh kelompok tani yang menaungi 169 petani diDesa ria-ria.

Di sela-sela kunjungan Bapak Presiden Jokowi Dodo dan turut didampingi Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo,Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya serta Gubernur Sumatera Utara Edy Ramayadi .

Gubernur Sumatera Utara meyakini dengan kehadiran Presiden Joko Widodo ke Sumatera Utara guna meresmikannya Food Estate, akan menjadi awal mula dari konsep agrarisnya Sumatera Utara yang selama ini juga telah menjadi salah satu Provinsi yang produktif di sector pertanian. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebutkan ada tujuh perusahaan swasta yang siap berinvestasi untuk mendukukung pengembangan kawasan Food Estate , adapun ke tujuh perusahaan tersebut telah menanamkan modal untuk pengembangan kawasan Food Estate diantaranya perusahaan PT Indofood,PT Calbee Wings,PT Champ,PT Semangat Tani Maju Bersama,PT Agra Garlica, PT Agri Indo Sejahtera, dan PT Karya Tani Semesta.

Menteri Pertanian menjelaskan bahwa proyek Food Estate ini bertujuan membangun kawasan horticultura terpadu yang berdaya saing, ramah lingkungan dan modern , Pengembangan Food Estate ini juga bertujuan untuk membentuk kelembagaan ekonomi petani .

Disamping peninjauan lumbung pangan ( Food Estate ) Presiden bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo berkunjung ke Desa Persingguran Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan

Presiden Republik Indonesia meninjau langsung proyek percontohan pengembangan ternak sapi jenis Sapi Belgian Blue yang diberikan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebanyak 8 ekor (6 Jantan & 2 Betina) yang di datangkan dari BPTU-HPT Sembawa pada Tahun 2020, demi mendukung program pengembangan ( Food Estate ) di Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara, M.Azhar Harahap,SP,M.MA, beserta jajaran SKPD terkait terus mendukung dan berbenah untuk mengembangkan food estate di Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara.

           Melalui Program Menteri Pertanian, Provinsi Sumatera Utara adalah salah satu Provinsi yang sangat mendukung untuk pengembangan food estate demi ketahanan Pangan Nasional khususnya Ketahan Pangan Local, Potensi Kabupaten Humbang Hasundutan sangat mendukung baik dari segi pertanian maupun peternakan, maka Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara mengintruksikan segenap SKPD terkait khususnya Kepala UPT-IB ‘ Ibu Yuliana Dewi,SPt,MM, selaku pimpinan puncak Pelayanan Inseminasi Buatan untuk melakukan percepatan pengembangan pelayanan Inseminasi Buatan Sapi dan Kerbau melalui Program Sikomandan di Kabupaten Humbang Hasundutan .

Dengan ditetapkannya Kabupaten Humbang Hasundutan Salah satu food estate yang ada di Provinsi Sumatera Utara, maka dengan adanya Program Sikomandan mudah-mudahan Kabupaten Humbang Hasundutan bersama Instasi terkait terus bekerjasama untuk meningkatkan Populasi Sapi dan Kerbau adapun data populasi Sapi Potong dan Kerbau saat ini di Kabupaten Humbang Hasundutan adalah,

Tabel.1.Data Populasi Sapi Potong ( sumber . Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Humbang Hasundutan ).

NO

Kecamatan

2015

2016

2017

2018

2019

2020

1

Pakkat

565

585

603

613

664

684

2

Onan Ganjang

114

124

135

140

157

154

3

Sijampolang

543

571

598

603

669

709

4

Doloksanggul

26

19

26

31

36

36

5

Lintongnihuta

2

6

4

14

16

18

6

Paranginan

-

15

8

8

6

4

7

Baktiraja

-

-

-

-

-

-

8

Pollung

4

5

6

6

11

29

9

Parlilitan

20

14

8

8

6

4

10

Tarabintang

8

31

52

60

62

63

11

Humbang Hasundutan

1,282

1,370

1,440

1,483

1,627

1,701

 

Tabel.2. Data Populasi Kerbau

NO

Kecamatan

2015

2016

2017

2018

2019

2020

1

Pakkat

1,684

1,663

1,706

1,696

1,728

1,778

2

Onan Ganjang

738

738

741

751

782

807

3

Sijampolang

367

341

351

348

354

361

4

Doloksanggul

1,219

1,201

1,211

1,229

1,279

1,331

5

Lintongnihuta

2,349

2,433

2,466

2,491

2,586

2,655

6

Paranginan

563

609

629

644

676

696

7

Baktiraja

257

229

234

224

227

225

8

Pollung

1,827

1,912

1,934

1,944

2,004

2,076

9

Parlilitan

1,730

1,743

1,763

1,816

1,858

1,913

10

Tarabintang

241

216

225

228

241

246

11

Humbang Hasundutan

10,975

11,085

11,260

11,371

11,736

12,088

 

Mudah-mudahan dengan adanya Food Estate di Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara dan di dukung dengan Program Sikomandan (Sapi, Kerbau Komiditi Andalan Negeri) mendongkrak perkembangan Populasi Peternakan khususnya di kawasan food estate Kabupaten Humbang Hasundutan demi tercapainya ketahanan Pangan Asal hewani. (MW)

 

Oleh : Ilham Habibi

Pengawas Bibit Ternak di UPT.IB Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara