Kembangkan Sapi Belgian Blue, BPTUHPT Sembawa Terapkan Aplikasi TE Dan IB Pada Ternak Sapinya

Tanggal Posting : 29 Januari 2018 | Publikasi : (admin) | Hits : 491

Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Sembawa yang merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan mulai menerapkan aplikasi Transfer Embrio dan Inseminasi Buatan pada ternak sapi-sapi di UPTnya. Selain BPTUHPT Sembawa, UPT perbibitan lingkup Kementerian Pertanian juga akan berperan dalam pelaksanaan pengembangan sapi Belgian Blue di Indonesia.  

Dalam pelaksanaan tahun 2018, BPTUHPT Sembawa mendapatkan alokasi embrio sebanyak 135 straw dan 304 straw semen beku sapi Belgian Blue.  Rencananya embrio akan ditransferkan pada 85 ekor sapi resipien dan semen beku akan di-IB-kan pada 152 ekor akseptor.  Namun jumlah tersebut masih dapat berubah sesuai dengan kondisi ternak yang ada.  

“Saya berharap BPTUHPT Sembawa dapat menjadi pusat pengembangan sapi Belgian Blue di Indonesia”, kata Sugiono, Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Ditjen PKH saat hadir pada acara Launching Aplikasi Transfer Embrio (TE) dan Inseminasi Buatan (IB) sapi Belgian Blue di BPTUHPT Sembawa pada tanggal 24 Januari 2018.

Sugiono berharap kegiatan pengembangan sapi Belgian Blue, baik yang dilaksanakan di BPTUHPT Sembawa maupun di UPT yang lainnya menunjukkan hasil yang menggembirakan.  

Kegiatan launching dihadiri oleh Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Ir. Sugiono, MP, Kepala BPTUHPT Sembawa Ir. Nugroho Budi Supriyatno, Kepala BET Cipelang, Plh. Kepala Bvet Lampung, Kepala BBPP Batu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kab. OKI, Perwakilan dari Balai Karantina Kelas 1 Palembang dan tenaga teknis BPTUHPT Sembawa dan dari dinas setempat.   

Peresmian aplikasi TE dilakukan secara simbolis sebanyak 3 embrio pada 3 resipien yang dilakukan oleh kepala BPTUHPT Sembawa, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kab. OKI dan Plh. Kepala Bvet Lampung, serta dilakukan IB secara simbolis oleh medik madya pada Balai Karantina Kelas 1 Palembang.  

Kepala Balai Embrio Ternak, Oloan Parlindungan yang hadir dalam acara tersebut berharap pelaksanaan Transfer Embrio di BPTUHPT Sembawa dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan angka keberhasilan yang tinggi.  

Selain dilakukan launching aplikasi TE dan IB di BPTUHPT Sembawa, juga dilakukan seleksi resipien bagi calon resipien dan akseptor lain yang akan digunakan untuk aplikasi TE.  Aplikasi TE selanjutnya dilakukan oleh petugas yang telah mengikuti pelatihan TE di BET Cipelang dan beberapa petugas pendamping lainnya seperti pengawas bibit ternak, paramedik veteriner dan medik veteriner dari BPTUHPT Sembawa.