Situasi Kejadian Avian Influenza (AI) Pada Unggas Kondisi S/d 31 Januari 2017

Tanggal Posting : 02 Mei 2017 | Publikasi : (admin) | Hits : 485

Laporan perkembangan kejadian penyakit Avian Influenza (AI) pada unggas di Indonesia berdasarkan hasil Uji Cepat (Rapid Test) positif yang dilaporkan petugas kesehatan hewan respon cepat melalui SMS Gateway, iSIHKNAS dan surveilans investigasi BBV/BV sampai dengan kejadian AI per 31 Januari 2017 sebagai berikut :

  1. Kejadian AI pada unggas selama bulan Januari 2017 (1-31 Januari)

A. Jumlah kejadian AI sebanyak 29 kejadian di 29 desa pada 18 Kab/kota di 9 Provinsi, yakni:

  • Lampung 14 Kejadian (Lampung Selatan/3 kejadian Kec. Jatiagung/1, Kec. Kalianda/1, Kec. Natar/1; Tulang bawang Barat/1 Kejadian Kec. Tumi Jajar; Bandarlampung/8 kejadian Kec. Sukarame/4, Teluk betung barat/1, Kec. Kedaton/1, Kec. Rajabasa/1, Kec. Labuhan ratu/1; Pringsewu/1 kejadian Kec. Pagelaran; Lampung Timur/1 kejadian Kec. Batanghari);
  • Banten 4 kejadian (Kota Serang/2 kejadian, Kec Curug/1, Kec. Serang/1; Lebak/2 kejadian Kec. Cibadak)
  • Jawa Barat 3 kejadian (Kota Tasikmalaya/ 1 kejadian Kec. Indihiang; Majalengka/1 kejadian Kec. Majalengka; Bandung Barat/1 kejadian Kec. Batujajar);
  • Jawa Tengah 2 kejadian (Purbalingga/1 kejadian Kec. Mrebet; Temanggung/1 kejadian kec. Kedu);
  • Bengkulu 2 Kejadian (Bengkulu/1 kejadian Kec. Selebar; Bengkulu Tengah/1 kejadian Kec. Layang Lekat);
  • Riau 1 kejadian (Dumai/1 kejadian Kec. Dumai Barat);
  • Kepulauan Bangka Belitung 1 kejadian (Pangkal pinang/1 kejadian Kec. Gabek);
  • Kalimantan Selatan 1 kejadian (Tabalong/1 kejadian, Kec. Muara Harus)
  • Kalimantan Timur 1 kejadian (Bontang/1 kejadian kec. Bontang Barat);

B. Menyebabkan kematian unggas sebanyak 776 ekor terdiri dari 702 ekor ayam kampung, 3074 ekor itik, dan 1000 ekor ayam petelur.

  1. Keterkaitan dengan Kasus Flu Burung pada manusia, dilaporkan bahwa tidak ada kasus Flu Burung pada Manusia selama tahun 2016 dan selama Januari

(Sumber Kementerian Kesehatan)

  1. Perkembangan kejadian AI pada unggas tahun 2006 s/d 2017

Sejak terjadinya wabah AI pada unggas di Indonesia yang dideklarasi pada bulan Januari 2004, kejadian secara bertahap menurun cukup signifikan setiap tahun yakni th. 2007 = 2.751 kejadian, th. 2008 = 1.413 kejadian, th 2009 = 2293 kejadian, th.2010 = 1502 kejadian, th. 2011 = 1.411 kejadian, th. 2012 = 546 kejadian th. 2013 = 470 kejadian, th. 2014 = 346 kejadian, tahun 2015 = 123 kejadian, tahun 2016 = 255 kejadian dan tahun 2017 = 29 kejadian.

  1. Kesiagaan Pengendalian AI pada unggas

Untuk mengantisipasi kondisi cuaca ekstrim curah hujan tinggi dan kejadian banjir di beberapa daerah di Indonesia yang berpotensi risiko meningkatnya kejadian AI pada unggas dan penyakit menular strategis lainnya, maka telah diterbitkan Surat Edaran Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan No. 04041/PK.310/F.III/2016 tanggal 4 November 2016 dan Surat Edaran Direktur Kesehatan Hewan No. 30034/PK.320/F4/01/2017 tanggal 30 Januari 2017 tentang Peningkatan Kewaspadaan dan Pengendalian Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS), antara lain :

  • Penyuluhan kepada masyarakat agar melapor ke petugas kesehatan terdekat bila mengetahui adanya unggas sakit/mati mendadak
  • Tindakan 3 Cepat (Deteksi, Lapor dan Respon Cepat Pengendalian Penyakit)
  • Penerapan Biosekuriti dengan model 3 Zona (Bersih, Antara, Kotor) guna mengamankan peternakan agar tidak terserang masuknya berbagai kuman penyakit unggas
  • Penerapan Vaksinasi 3 Tepat (Vaksin, Jadwal, Tehnik vaksinasi)
  • Tindakan Sanitasi pada sepanjang rantai pemasaran unggas
  • Surveilans investigasi oleh Laboratorium Veteriner guna mengetahui sumber penularan, epidemiologi dan dinamika virus AI
  • Kompartementalisasi dan zona bebas AI
  • Masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) Masyarakat
  1. Strategi pengendalian AI di indonesia meliputi :
  • Strategi Utama

(1) Deteksi, Lapor dan Respon (DLR) Cepat

(2) Biosekuriti

(3) Vaksinasi

(4) Penataan/Sanitasi rantai pasar unggas

(5) Kompartementalisasi dan Zoning

(6) Surveilans

(7) Pengawasan lalu lintas

  • Strategi Penunjang

(1) Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE)

(2) Kemitraan pemerintah dan swasta (Public Private Partnership) 

(3) Legislasi

  1. Komunikasi Publik
    1. Masyarakat/peternak yang mengetahui adanya unggas sakit/mati mendadak agar melapor melalui SMS ke Tim Respon Cepat setempat/daerah terdekat atau melalui SMS dan Call Center AI Direktorat Kesehatan Hewan No. 08118301001
    2. Informasi kejadian AI pada unggas terkini di Indonesia dapat diakses melalui website: http://keswan.ditjenpkh.pertanian.go.id

kej_ai_thn-2007-2017    kejadian-ai-pada-unggas-per-bulan_jan_2017

sebaran_kejadian-ai_perpropinsi_2016   peta_sebaran_ai_perpropinsi-2016]

sebaran_ai-perpropinsi_2017  peta_lokasi_kej_ai_jan_2017

jenis-jumlah-unggas-mati_jan2017