• Beranda
  • Berita
  • SPPG Cimahi Jadi Model Pemenuhan Gizi Berbasis Susu Pasteurisasi di Program MBG

SPPG Cimahi Jadi Model Pemenuhan Gizi Berbasis Susu Pasteurisasi di Program MBG

  • 02 April 2025, 12:57 WIB
  • /
  • Dilihat 316 kali
  • /
  • humaspkh

Bandung - Pemerintah terus memperkuat komitmennya dalam memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup. Sebagai langkah konkret, Kementerian Pertanian (Kementan) meninjau langsung salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Cimahi, Rabu, 2 April 2025. Fasilitas yang berlokasi di Jl. Gunung Batu Dalam No.43, Cimahi Utara, ini menjadi satu-satunya SPPG yang menyediakan menu susu pasteurisasi sebagai bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam kunjungan tersebut, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, menegaskan pentingnya susu sebagai sumber kalsium dan nutrisi esensial bagi pertumbuhan anak-anak sekolah.

"Kami ingin mengembangkan ekosistem pengolahan susu pasteurisasi yang mendukung program MBG di SPPG yang terdapat peternakan sapi perah di lingkungannya. Sehingga anak-anak kita bisa mengonsumsi susu pasteurisasi dari sapi-sapi yang ada di dalam negeri. Selain mendapatkan manfaat minum susu, juga akan menghidupkan ekosistem usaha sapi perah nasional," ujar Agung.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Provinsi Jawa Barat, Siti Rochani, yang menegaskan bahwa Provinsi Jawa Barat sangat mendukung peningkatan produksi susu pasteurisasi untuk Program MBG.

SPPG berperan strategis dalam penyediaan susu pasteurisasi bagi program MBG. Adam, Direktur Yayasan Arara Visi Hijau, pengelola SPPG, mengungkapkan bahwa fasilitas ini berkembang dari usaha katering industri menjadi unit pengolahan susu mandiri. Dengan dukungan ahli gizi, akuntan, dan chef profesional, yayasan ini memastikan kualitas dan standar gizi setiap makanan yang disajikan.

“Dengan bahan pokok MBG untuk PAUD dan SD kelas 4 sebesar Rp 8.000, serta Rp 10.000 per porsi untuk kelas 4 SD hingga SMA, sangat ideal untuk memasukkan susu pasteurisasi 110 ml ke dalam menu MBG,” kata Adam. Ia berharap program ini dapat menaikkan harga jual susu segar di tingkat peternak.

Lewat MBG, pemerintah tidak hanya fokus pada peningkatan gizi anak, tetapi juga membuka peluang bagi sektor peternakan dan industri pangan untuk tumbuh bersama. Dengan sinergi berbagai pihak, Indonesia bergerak menuju masa depan yang lebih sehat, lebih kuat, dan lebih mandiri dalam pemenuhan gizi anak-anaknya.

“Para investor dan peternak sapi perah jangan ragu. Kita manfaatkan program MBG yang ada menu susunya ini untuk meningkatkan konsumsi susu nasional, termasuk peningkatan produksi susu nasional kita,” pungkas Agung.

Logo

DIREKTORAT JENDERAL PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN
KEMENTERIAN PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA

Jl. Harsono RM No. 3 Gedung C Lantai 6 - 9, Ragunan
Kecamatan Pasar Minggu Kota Jakarta Selatan
Provinsi Daerah Khusus Jakarta 12550

Tlp: (021) 7815580 - 83, 7847319
Fax: (021) 7815583

[email protected]
https://ditjenpkh.pertanian.go.id/

Tetaplah Terhubung

Mari jalin silaturahmi dengan mengikuti akun sosial media kami

Copyright © 2021 Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian - All Rights Reserved

Aksesibilitas

Kontras
Saturasi
Pembaca Layar
D
Ramah Disleksia
Perbesar Teks
Jarak Huruf
Jarak Baris
Perataan Teks
Jeda Animasi
Kursor
Reset