Kementan Dorong Jember Pastikan Program Peternakan Mampu Gerakkan Ekonomi, Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan
Jakarta — Program peternakan yang berkelanjutan sangat penting karena mampu memberikan manfaat langsung dan signifikan bagi kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan ekonomi dan ketahanan pangan. Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda saat bertemu dengan jajaran pemerintah Kabupaten Jember di Jakarta, Rabu (12/11/25).
Pertemuan ini menjadi ruang koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat sinergi pelaksanaan program pembangunan peternakan, pengentasan kemiskinan, dan pengendalian inflasi pangan di tingkat daerah.
Agung Suganda, menekankan pentingnya keberlanjutan program peternakan yang memberikan dampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Ia menyoroti pengalaman pelaksanaan program pengembangan ternak di Jember yang sempat menghadapi kendala, sekaligus menggarisbawahi perlunya perbaikan mekanisme agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap program, mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. Kalau sembarangan diberikan, hasilnya tidak akan berkelanjutan. Jangan sampai bantuan berhenti di tengah jalan tanpa hasil nyata,” ucapnya.
Agung juga menyinggung pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, peternak, dan pelaku pasar dalam menjaga kestabilan harga komoditas peternakan. Menurutnya, pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan secara sepihak oleh pusat, melainkan perlu keterlibatan aktif dari daerah dalam menetapkan harga acuan di tingkat peternak dan pedagang.
“Untuk komoditas peternakan, kepala daerah perlu memimpin konsolidasi harga di tingkat peternak dan pedagang agar tidak ada kesenjangan keuntungan yang terlalu besar. Langkah seperti ini terbukti mampu menekan inflasi di sejumlah wilayah,” ujar Agung.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Jember, Widodo Julianto, menyampaikan apresiasi atas arahan dan dukungan yang diberikan. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember untuk menindaklanjuti berbagai program dan rekomendasi teknis dari pusat, termasuk dalam hal perbaikan data dan penguatan kelembagaan peternak.
“Kami menyadari bahwa keberhasilan program peternakan di daerah bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Dukungan dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan sangat penting bagi kami, terutama untuk memastikan keberlanjutan program yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Melalui koordinasi yang intensif dan kolaborasi lintas tingkatan, diharapkan program-program yang dijalankan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan peternak di daerah, menuju Indonesia Emas 2045.