Kementan Fokuskan Penggunaan Sistem Pengadaan Digital, Berikan Apresiasi Bagi Yang Terbaik
Bogor - Balai Veteriner Bukittinggi, Kementerian Pertanian (Kementan) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh Biro Umum dan Pengadaan, Kementan. Balai Veteriner (BV) Bukittinggi berhasil meraih predikat Satuan Kerja Terbaik dalam Penggunaan Sistem Pengadaan Digital tahun 2025.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kinerja BV Bukittinggi Kementan, dalam menerapkan sistem pengadaan secara elektronik yang transparan, efisien, dan akuntabel. Melalui pemanfaatan sistem digital, proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan BV Bukittinggi dinilai telah berjalan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Kepala BV Bukittinggi, Tangguh Pitona, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan tersebut.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim yang terus berkomitmen untuk melaksanakan pengadaan barang dan jasa secara transparan serta sesuai dengan regulasi yang berlaku. Kami akan terus meningkatkan kinerja agar pelayanan publik di bidang kesehatan hewan semakin optimal,” ujarnya sesaat setelah menerima penghargaan di Bogor, Rabu (15/10/2025).
Kepala Biro Umum dan Pengadaan Kementan, Risman Mangidi, menegaskan bahwa keberhasilan satuan kerja seperti BV Bukittinggi merupakan bukti nyata dari pelaksanaan pengadaan yang semakin modern dan berintegritas.
“Digitalisasi pengadaan bukan hanya soal teknologi, tetapi juga perubahan mindset untuk lebih transparan dan efisien. Kami mengapresiasi BV Bukittinggi yang mampu menjadi contoh penerapan sistem pengadaan digital secara konsisten dan akuntabel,” ujar Risman.
Sementara itu, Emin Adhy Muhaemin, Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Pengadaan Umum yang turut hadir sebagai narasumber dengan materi Pengendalian Kontrak Pengadaan Barang/Jasa, menekankan pentingnya pengawasan dan kontrol dalam setiap tahapan kontrak.
“Pengendalian kontrak pengadaan merupakan aspek penting dalam menjamin keberhasilan implementasi sistem digital. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pengawasan yang baik mampu memperkuat akuntabilitas dan efektivitas penggunaan anggaran,” jelasnya.
Dengan capaian ini, BV Bukittinggi, diharapkan dapat menjadi contoh bagi satuan kerja lainnya dalam menerapkan sistem pengadaan yang modern dan akuntabel, mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berintegritas di lingkungan Kementan.