Kementan Sidak Pasar Pasar Tapandang Pelaihari, Harga Ayam dan Stok Terkendali
Pelaihari - Kementerian Pertanian melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tapandang Berseri, Jalan Kemakmuran, Karang Taruna, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Minggu (22/2/2026). Sidak ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan daging sapi, daging ayam, serta telur menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Kepala Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Pelaihari (BPTU HPT) Pelaihari, Arie Sutanto, mengatakan bahwa secara umum harga komoditas peternakan memang mengalami kenaikan tipis seiring meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan. “Kenaikan harga masih dalam batas wajar karena mengikuti tren musiman. Secara umum kenaikan berkisar 0,8 persen dibanding hari normal, dan saat Ramadan permintaan naik sekitar 2 hingga 4 persen,” ujarnya.
Ia menjelaskan, harga daging ayam misalnya bergerak dari Rp28.000 menjadi Rp30.000 per kilogram. Angka tersebut jauh di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) yang ditetapkan pemerintah. Arie memastikan stok dalam kondisi aman karena pasokan berasal dari wilayah Kalimantan Selatan. “Distribusi lancar, ada pedagang yang menerima kiriman seminggu sekali, namun banyak juga yang mendapat pasokan setiap hari. Jadi untuk Ramadan hingga Idulfitri, stok aman dan mencukupi,” tegasnya.
Berdasarkan data di lapangan, terdapat sembilan lapak daging sapi, 25 lapak daging ayam, dan sekitar 10 lapak telur yang aktif berjualan di pasar tersebut. Permintaan tertinggi selama Ramadan tercatat pada komoditas ayam dan telur, meskipun kenaikannya masih relatif terkendali.
Dayat, salah satu pedagang telur mengakui adanya penyesuaian harga, menurutnya hal itu dipicu meningkatnya permintaan saat hari besar keagamaan. “Kalau Ramadan dan mau Idulfitri memang biasanya naik. Sekarang masih stabil, stok juga cukup karena pasokan dari wilayah lokal Kalsel rutin datang seminggu sekali,” katanya. Harga yang sebelumnya Rp30.000 menyesuaikan menjadi Rp31.000 per kilogram, sementara HAP pemerintah berada di angka Rp30.000
Sementara itu, Imus, pedagang daging sapi, mengatakan harga daging masih bertahan di angka Rp150.000 per kilogram dan belum mengalami kenaikan. “Permintaan memang naik, tapi tidak terlalu tinggi. Biasanya menjelang Idulfitri bisa naik sekitar 2 sampai 10 persen,” ujarnya.
Secara keseluruhan, hasil sidak menunjukkan kondisi pasar masih stabil. Kenaikan harga terjadi dalam skala kecil dan masih dipengaruhi faktor musiman. Pemerintah memastikan distribusi berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri tetap terpenuhi.