Gelombang Panas Dunia Ancam Ternak: Ini Tips Jaga Sapi Tetap Sehat
Sebanyak lebih dari satu juta hewan ternak tewas akibat gelombang panas yang saat ini terjadi di Korea Selatan. Jenis hewan ternak yang terdampak meliputi ayam, bebek, dan babi, dengan total mencapai 1.011.243 ekor per 25 Juli tahun ini.
Cuaca panas ekstrem juga terjadi di Missouri, negara bagian Amerika Serikat yang merupakan salah satu produsen sapi. Profesor dari University of Missouri, Eric Bailey, menjelaskan kalau suhu tinggi bikin sapi jadi nggak mood makan. Nah, kalau ini dibiarkan terus-menerus bisa berdampak pada lambatnya kenaikan berat badan hingga penurunan produktivitas sapi, loh!
Di Indonesia yang beriklim tropis dengan suhu dan kelembapan tinggi, risiko serupa juga perlu diperhatikan. Sapi bisa stres karena panas, mengalami penurunan produksi susu, bahkan rentan terhadap penyakit atau kematian kalau penanganannya nggak tepat.
Kalau kita berkaca pada fenomena di atas, lantas gimana sih para peternak sebaiknya melindungi hewan ternak kesayangannya?
Melindungi ternak dari cuaca panas bisa dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya memastikan suhu kandang tetap stabil. Gunakan kipas atau blower serta atap yang baik. Selain itu, kita juga bisa terapkan sistem closed house, yakni kandang tertutup dengan ventilasi yang bisa dikontrol peternak. Yang nggak kalah penting, pastikan sapi selalu punya cukup air minum dengan pH sekitar 7, ya! (AY)