Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
Logo

Bank Tanah Siap Sediakan Lahan Kementan Buka Pintu Lebar-Lebar untuk Investor Peternakan

18/07/2025 14:34:00 Pradi 216

Jakarta — Kementerian Pertanian terus memperkuat upaya peningkatan kemandirian pangan nasional melalui kerja sama lintas sektor. Salah satunya dengan menggandeng Badan Bank Tanah dan perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri untuk mendorong investasi strategis di bidang peternakan.

Pada Kamis (17/7/2025), Kementan melaksanakan pertemuan bersama Badan Bank Tanah dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Sosialis Vietnam di kantor Badan Bank Tanah, Jakarta. Fokus utama pembahasan adalah pengembangan usaha peternakan, khususnya sapi perah, di atas lahan milik negara yang dikelola Badan Bank Tanah.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, menyampaikan bahwa subsektor peternakan memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan, terutama untuk penyediaan protein hewani seperti susu dan daging sapi. Ia menekankan bahwa Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sangat mendorong investasi di bidang ini sebagai bagian dari strategi nasional.

“Peningkatan Produksi Susu dan Daging Sapi Nasional (P2SDN) sudah masuk dalam Proyek Strategis Nasional berdasarkan Perpres Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029. Ini bukan hanya soal investasi, tetapi menyangkut kepentingan bangsa dan negara, karena kita harus mengurangi ketergantungan pada impor,” ujar Agung.

Dukungan juga disampaikan Deputi Pemanfaatan Tanah dan Kerja Sama Usaha Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat. Ia menyatakan kesiapan pihaknya untuk membuka peluang kerja sama yang selaras dengan prioritas pembangunan nasional, termasuk sektor peternakan.

“Kami memang sedang mencari arah pemanfaatan lahan yang lebih strategis. Pengembangan peternakan sapi perah ini sejalan dengan upaya mendukung program-program nasional dalam kerangka pembangunan berkelanjutan,” ungkap Hakiki.

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Vietnam, Denny Abdi, menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara sektor publik dan swasta dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kerja sama ekonomi antarnegara.

“Presiden RI memberi arahan kepada para duta besar untuk meningkatkan hubungan bilateral, khususnya di bidang ekonomi. Ini akan membantu pemerintah memperkuat fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Kementerian Pertanian memastikan akan terus membuka ruang kolaborasi dan investasi produktif yang memperkuat ekosistem peternakan nasional. Dengan dukungan semua pihak, target swasembada pangan berbasis protein hewani diharapkan dapat tercapai secara berkelanjutan.

Kategori
WA Layanan Ditjen PKH