Jelang Idulfitri, Ketersediaan Daging Ayam di Subang Aman
Subang – Hasil pantauan pasar yang dilakukan Balai Veteriner Subang (BV Subang), Kementerian Pertanian pada Selasa (17/3/2026) di Pasar Induk Terminal Kota Subang menunjukkan bahwa secara umum kondisi stok dan harga komoditas pangan asal hewan berada dalam situasi yang relatif stabil dan terkendali. Berdasarkan keterangan pedagang, tidak terdapat perubahan yang berarti dibandingkan periode sebelumnya, sehingga aktivitas jual beli berlangsung normal.
Untuk komoditas daging ayam, harga terpantau berada di kisaran Rp42.000/kg. Angka ini mencerminkan penyesuaian mengikuti dinamika pasar dibandingkan dengan Harga Acuan Pembelian (HAP) sebesar Rp40.000/kg, dan masih diterima dengan baik oleh konsumen. Kondisi ini menunjukkan keseimbangan antara permintaan dan pasokan yang tetap terjaga menjelang Idulfitri.
Sementara itu, untuk komoditas telur ayam, harga di lapangan terpantau berada pada kisaran Rp30.000–33.000/kg. Rentang harga ini masih mencerminkan dinamika permintaan menjelang hari besar keagamaan, dengan kondisi pasar yang tetap kondusif serta ketersediaan barang yang terjaga dengan baik.
Secara umum, pergerakan harga di lapangan masih mengikuti pola pasar yang wajar tanpa adanya lonjakan tajam, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.
Dari sisi ketersediaan, stok komoditas pangan hewani tergolong cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pasokan daging ayam yang dipasok dari wilayah Suka Asih masuk secara rutin setiap hari, dengan distribusi yang berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Hal ini menjadi salah satu faktor utama yang menjaga stabilitas harga selama Ramadan.
Selain melakukan pemantauan harga dan ketersediaan, BV Subang juga melaksanakan pengujian keamanan pangan secara langsung di lapangan. Pengujian cepat dilakukan untuk mendeteksi kandungan formalin serta memastikan tidak adanya peredaran ayam tiren. Hasilnya untuk formalin dan ayam tiren negatif. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pengawasan guna menjamin bahwa komoditas pangan asal hewan yang beredar di masyarakat memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).
Kepala Balai BV Subang, Putut Eko Wibowo, menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan situasi yang kondusif. Ia menegaskan, “Secara umum harga dan ketersediaan daging ayam masih dalam kondisi stabil dan aman. Masyarakat tidak perlu khawatir karena pasokan tersedia dan distribusi berjalan dengan baik menjelang Ramadan hingga Idulfitri.”
Stok harian di tingkat pedagang juga umumnya masih mampu mencukupi kebutuhan hingga akhir hari. Meskipun terjadi peningkatan aktivitas pasar, kondisi tersebut tetap dalam batas yang terkendali dan tidak mengganggu ketersediaan barang di pasar.
Salah satu pedagang daging ayam, Aldi, juga menyampaikan hal serupa. “Harga masih stabil di kisaran sekarang. Kami juga menyesuaikan dengan permintaan pelanggan agar tidak terjadi kenaikan yang memberatkan. Stok masih aman,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa seluruh lapak di pasar tetap aktif berjualan, sehingga masyarakat tetap mudah memperoleh kebutuhan pangan asal hewan.
Pemerintah bersama pemangku kepentingan juga terus melakukan langkah pengawasan serta pengendalian distribusi agar lonjakan harga tidak terjadi secara signifikan. Dengan pemantauan yang berkelanjutan, diharapkan harga pangan tetap berada dalam kondisi stabil sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok mereka menjelang dan saat perayaan Idulfitri. (*)