Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
Logo

Kementan Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Nasional melalui NLP EXPO 2026

29/04/2026 18:48:00 Pradi 85

Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong penguatan ekosistem peternakan nasional melalui Nusantara Livestock & Poultry (NLP) Expo 2026 sebagai ruang kolaborasi untuk memperkuat rantai pasok, investasi, dan akses pasar produk peternakan.

Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Nuryani Zainuddin, menyampaikan hal tersebut dalam peluncuran NLP Expo 2026 di Jakarta, Selasa (29/4/2026). Ia menegaskan expo ini menjadi wadah promosi, pertukaran informasi, inovasi teknologi, dan penguatan jejaring bisnis.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh pemangku kepentingan memiliki akses terhadap informasi, teknologi, dan peluang investasi guna mendorong pertumbuhan sektor peternakan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan sektor tidak hanya pada produksi, tetapi juga kualitas, keamanan pangan, dan perluasan pasar domestik maupun global sebagai bagian dari ketahanan pangan.

“Penguatan tersebut perlu didukung ekosistem terintegrasi dari hulu hingga hilir agar meningkatkan daya saing produk peternakan Indonesia,” tambahnya.

Dalam kerangka kebijakan tersebut, pemerintah terus memperkuat program strategis, antara lain percepatan Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) serta peningkatan populasi sapi potong dan perah hingga satu juta ekor pada 2029 melalui kolaborasi dengan pelaku usaha.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama PT Debindo Global Expo, Rafidi Iqra Muhamad, menyampaikan bahwa NLP Expo 2026 dirancang sebagai platform terintegrasi yang mempertemukan pelaku industri dari hulu hingga hilir guna memperkuat kemitraan bisnis dan mendorong adopsi inovasi.

“Kami melihat NLP Expo 2026 tidak hanya sebagai pameran, tetapi sebagai platform strategis untuk mempertemukan pelaku usaha, investor, dan pemangku kepentingan dalam satu ekosistem yang saling terhubung,” jelasnya.

Sementara itu, turut hadir Ketua IV Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU), Asrokh Nawawi, menegaskan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada ayam broiler dan petelur serta mulai melakukan ekspor. “Indonesia mempunyai kekuatan perunggasan yang sangat besar. Kami melihat NLP Expo 2026 hadir sebagai etalase informasi, jembatan bisnis, sekaligus pusat edukasi bagi seluruh pelaku industri,” terangnya.

Sebagai informasi, Nusantara Livestock & Poultry Expo akan diselenggarakan pada 4–7 November 2026 di ICE BSD, Tangerang, yang dirangkaikan dengan Indonesia Agriculture Technology Expo (Indogritech), guna memperkuat integrasi inovasi dari hulu hingga hilir sektor pertanian dan peternakan.

Kategori
WA Layanan Ditjen PKH