Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
Logo

Layanan Publik Diperkuat, Bappenas Dukung Kementan Percepat Proyek SBSN 2025

28/10/2025 09:00:00 Indra 203

Malang – Kegiatan monitoring menjadi bagian penting dari upaya Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk memastikan bahwa proyek-proyek yang dibiayai melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi penguatan layanan publik di bidang peternakan.

Kali ini, Bappenas melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan proyek SBSN Tahun Anggaran 2025 di lingkungan UPT Teknis Kementerian Pertanian yaitu Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang dilakukan pada tanggal 22-24 Oktober 2025. Rombongan Bappenas terdiri atas Direktur Pangan dan Pertanian serta Direktur Pembiayaan Hibah Dalam Negeri (PHDN) bersama tim teknis terkait. Kehadiran romobongan Bappenas disambut oleh jajaran manajemen BBIB Singosari Kementan beserta perwakilan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, dalam suasana kolaboratif dan penuh semangat untuk memperkuat sinergi lintas lembaga.

Dalam kesempatan tersebut, tim Bappenas menerima paparan lengkap mengenai progres pelaksanaan proyek SBSN di BBIB Singosari Kementan, termasuk capaian fisik, serapan anggaran, serta strategi percepatan penyelesaian kegiatan menjelang akhir tahun.

Dalam peninjauan itu, tim Bappenas menyampaikan apresiasi terhadap capaian BBIB Singosari yang terus menunjukkan peningkatan kinerja, baik dari sisi efisiensi produksi maupun tata kelola proyek SBSN yang transparan dan terukur. Mereka juga memberikan saran strategis untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan dan memperkuat sinergi antara program teknis dan pembiayaan negara.

Direktur Pangan dan Pertanian Bappenas menegaskan bahwa pembiayaan SBSN menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung transformasi sektor pangan dan peternakan di Indonesia. Ia menyebut BBIB Singosari sebagai contoh satuan kerja yang mampu mengelola proyek SBSN secara efektif dan berorientasi hasil.

“Kami melihat BBIB Singosari tidak hanya membangun fasilitas fisik, tetapi juga memperkuat sistem pelayanan publik yang berdampak langsung bagi peternak dan masyarakat. Ini adalah bentuk nyata modernisasi sektor peternakan yang perlu terus dikawal,” ujarnya.

Kepala BBIB Singosari menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk dukungan dan pengawasan positif dari Bappenas. Ia menyampaikan bahwa seluruh jajaran BBIB Singosari berkomitmen untuk memanfaatkan pembiayaan SBSN secara optimal demi peningkatan pelayanan publik dan penguatan kapasitas nasional dalam bidang reproduksi ternak.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan arahan dari Bappenas. Monitoring ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mempercepat penyelesaian kegiatan, menjaga kualitas, dan memastikan setiap rupiah pembiayaan SBSN,” pungkasnya.

 

Kategori
WA Layanan Ditjen PKH