Pantau Pasar di Yogyakarta, Kementan Ungkap Harga Daging Sapi dan Ayam Stabil dan Terkendali
Yogyakarta — Pemantauan stabilitas harga dan ketersediaan daging sapi, daging ayam, serta telur ayam selama bulan Ramadan terus digencarkan Kementerian Pertanian. Sidak yang dipimpin oleh Direktur Kesehatan Hewan, Ditjen PKH, Kementan, Hendra Wibawa ke beberapa pasar besar di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menjadi titik perhatian dalam pengawasan tersebut.
Pemantauan dilakukan di Pasar Beringharjo, Pasar Kranggan, Pasar Terban, dan Pasar Colombo, Minggu (22/2/2026). Hasil sidak menunjukkan bahwa stabilitas harga dan ketersediaan pasokan komoditas protein hewani di sejumlah pasar tradisional Yogyakarta masih terjaga menjelang Idulfitri. Tidak ditemukan lonjakan harga yang signifikan maupun kendala distribusi di tingkat pedagang.
Dalam kegiatan tersebut, Direktur Kesehatan Hewan Ditjen PKH, Kementerian Pertanian, Hendra Wibawa turut didampingi Tim dari Dirkeswan, Kepala Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates, Nur Saptahidhayat, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Kadis Perindustrian dan Perdagangan DIY, Kadis Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Kadis Perdagangan Kota Yogyakarta serta POV Provinsi DIY.
Hendra Wibawa menekankan bahwa harga di pasar tersebut masih dalam batas wajar. “Kami memantau secara ketat, dan sejauh ini harga masih normal. Pasokan daging, ayam, dan telur ayam tetap aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Hendra.
Di Pasar Beringharjo, harga daging sapi tercatat Rp125.000–130.000 per kg untuk paha depan, serta Rp135.000 per kg untuk paha belakang dan has. Harga karkas sapi di RPH Giwangan berada pada kisaran Rp95.000–100.000 per kg, sedangkan di RPH Segoroyoso Bantul sebesar Rp95.000 per kg.
Untuk daging ayam ras broiler, harga jual di pasar tersebut sebesar Rp38.000 per kg untuk potong utuh dan Rp40.000 per kg untuk potongan khusus seperti paha dan dada. Sementara itu, harga telur ayam tercatat Rp30.000 per kg untuk pasokan lokal Yogyakarta dan Rp31.000 per kg untuk pasokan dari Jawa Tengah.
Di Pasar Kranggan, harga daging sapi berkisar Rp130.000 per kg (kualitas 2) hingga Rp135.000 per kg (kualitas 1). Harga daging ayam broiler Rp40.000 per kg dan telur ayam Rp30.000 per kg.
Sementara itu, di Pasar Terban yang dikenal sebagai pasar ayam, harga ayam ras merah/layer berada di kisaran Rp23.000 per kg berat hidup di kandang dan Rp26.000 per kg di pedagang. Ayam layer pejantan dijual Rp32.000 per kg di kandang dan Rp34.000 per kg di pedagang.
Khusus harga ayam broiler di Pasar Colombo, harga ayam hidup di tingkat pedagang berkisar Rp23.500–27.000 per kg. Harga jual daging ayam ke konsumen bervariasi antara Rp35.000–41.000 per kg tergantung bagian dan skema penjualan (ecer atau potongan). Pasokan ayam umumnya berasal dari wilayah Sleman dan sekitarnya.
Secara umum, harga - harga komoditas pangan asal hewan tersebut masih dalam kondisi terkendali tanpa lonjakan signifikan.
Kementerian Pertanian memastikan pengawasan terus dilakukan guna menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan, sehingga masyarakat dapat memperoleh daging sapi, daging ayam, dan telur ayam dengan harga yang wajar selama periode Ramadan hingga Idulfitri.