Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
Logo

Perkuat Deteksi Dini Penyakit Hewan, Kementan Dorong Sinergi Data Surveilans

12/11/2025 15:22:00 Indra 111

Palembang – Upaya memperkuat ketahanan subsektor peternakan, perikanan, dan pertanian tidak bisa dilepaskan dari ketersediaan data kesehatan hewan, ikan, dan tumbuhan yang akurat dan terintegrasi. Sinergi data antar lembaga menjadi kunci dalam mendeteksi dan menanggulangi penyakit lebih awal, sehingga risiko penyebaran dapat ditekan secara efektif.

“Sinergi data menjadi kunci dalam mengantisipasi penyebaran penyakit hewan. Dengan komunikasi dan kolaborasi yang baik, kita bisa mendeteksi lebih dini dan memberikan rekomendasi teknis yang lebih akurat untuk mendukung peternakan yang berkelanjutan,” ujar Kepala Balai Veteriner (BV) Lampung, Suryantana, di acara Seminar Hasil Pemantauan dengan tema “Optimalisasi Hasil Pemantauan HPHK, HPIK, dan OPTK untuk Peternakan, Perikanan, dan Pertanian yang Berkelanjutan" yang diselenggarakan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Sumatera Selatan, Selasa (11/11/2025).

Hama dan Penyakit Hewan Karantina (HPHK), Hama dan Penyakit Ikan Karantina (HPIK), dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) merupakan jenis penyakit atau hama yang berpotensi mengganggu keberlanjutan produksi hewan, ikan, dan tumbuhan. Ketiganya menjadi fokus utama dalam sistem pemantauan dan karantina nasional untuk melindungi ketahanan pangan serta mencegah penyebaran penyakit lintas wilayah.

Suryantana menyoroti pentingnya pertukaran data surveilans penyakit seperti Bovine Viral Diarrhea (BVD), yang berpotensi menurunkan produktivitas sapi jika tidak terdeteksi sejak awal.

Sementara itu, Kepala BKHIT Sumatera Selatan, Sri Endah Ekandiri, menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mewujudkan satu data kesehatan hewan, ikan, dan tumbuhan sebagai dasar kebijakan pengendalian penyakit yang lebih efektif.

“Dengan adanya satu data dan kolaborasi lintas sektor, kita dapat mempercepat langkah menuju pertanian dan peternakan yang tangguh dan berkelanjutan,” jelasnya.

 

Kategori
WA Layanan Ditjen PKH