Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
Logo

UGM Cetak Dokter Hewan Baru, Kementan Tekankan Peran Mereka dalam Program Makan Bergizi Gratis

16/01/2026 13:38:00 Indra 42

Jakarta – Dokter hewan memegang peran penting dalam menjaga kesehatan hewan, menjamin keamanan pangan asal hewan, serta melindungi kesehatan masyarakat dari ancaman penyakit zoonosis. Di tengah meningkatnya kebutuhan protein hewani, perubahan iklim, dan tantangan penyakit hewan yang kian kompleks, profesi dokter hewan dituntut semakin profesional, adaptif, dan berintegritas.

Sejalan dengan itu, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, mengingatkan para dokter hewan untuk senantiasa memegang teguh integritas, dedikasi, serta kode etik profesi di tengah perkembangan dunia kedokteran hewan yang semakin dinamis. Pesan tersebut disampaikan saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Hewan Periode Desember 2026 di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Kamis (15/1/2026).

Menurut Agung, pelantikan dokter hewan bukan sekadar capaian akademik, melainkan awal dari tanggung jawab profesional yang besar. Ia menekankan bahwa dokter hewan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di bidang peternakan, kesehatan hewan, dan kesehatan masyarakat.

“Peran dokter hewan akan semakin penting dalam mewujudkan Indonesia yang sehat, mandiri pangan, dan berdaya saing,” ujar Agung Suganda dalam sambutannya.

Ia juga berpesan agar para dokter hewan tidak hanya mengandalkan kecakapan ilmiah, tetapi juga memiliki kepekaan sosial terhadap kebutuhan masyarakat serta arah kebijakan pembangunan nasional. “Jadilah dokter hewan yang tidak hanya cakap secara ilmiah, tetapi juga peka terhadap kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan nasional,” katanya.

Agung menjelaskan, peran strategis dokter hewan semakin menguat seiring meningkatnya kebutuhan protein hewani, berkembangnya industri pangan asal ternak, industri hewan kesayangan, serta dukungan terhadap Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun demikian, peluang tersebut juga dibarengi dengan tantangan yang semakin kompleks, mulai dari dampak perubahan iklim yang memicu penyakit hewan baru dan berulang, ancaman zoonosis, keterbatasan sumber daya, tekanan produk impor, hingga tuntutan keamanan pangan asal hewan yang kian ketat.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PB PDHI), Andi Wijanarko, menyampaikan apresiasi kepada para dokter hewan yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa profesi dokter hewan merupakan profesi kepercayaan publik yang harus dijalankan dengan amanah dan tanggung jawab tinggi.

“Jaga kode etik profesi, rawat persaudaraan sejawat, terus tingkatkan kompetensi, dan bangun kolaborasi lintas sektor. Dokter hewan harus siap mengabdi di seluruh pelosok Indonesia dan menjadi bagian dari solusi bagi bangsa,” ujar Andi Wijanarko.

Kategori
WA Layanan Ditjen PKH