Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
Logo

Wamenkop Farida Sambangi Kementan, Perkuat Ekonomi Desa melalui Integrasi Ayam dan Koperasi Merah Putih

04/03/2026 08:36:00 Indra 62

Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) menerima audiensi Kementerian Koperasi (Kemenkop) di Kantor Pusat Kementan, Senin (2/3/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi sektor peternakan dan koperasi desa untuk mendorong ekonomi kerakyatan sekaligus menjaga stabilitas pasok pangan nasional.

Audiensi difokuskan pada integrasi Program Ayam Merah Putih dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih), sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Kopdes Merah Putih dirancang sebagai pusat kegiatan ekonomi desa, mulai dari distribusi bahan pangan pokok, penguatan usaha produktif, layanan pembiayaan mikro, hingga pengelolaan logistik dan akses pasar produk lokal.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, menegaskan bahwa integrasi ini merupakan langkah strategis memperkuat rantai pasok protein hewani dari hulu hingga hilir. “Koperasi desa dapat berperan sebagai offtaker dan agregator produksi telur ayam rakyat. Dengan demikian, penyerapan hasil peternak lebih terjamin dan stabilitas harga di tingkat produsen dapat terjaga,” ujarnya.

Program Ayam Merah Putih merupakan inisiatif Kementan untuk memperkuat produksi telur ayam nasional berbasis peternak rakyat. Integrasi dengan Kopdes Merah Putih diharapkan membentuk simpul distribusi yang lebih dekat dengan masyarakat desa, sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan gizi dan penguatan ekonomi lokal.

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyampaikan bahwa koperasi desa harus menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat. “Kopdes Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi menjadi pusat aktivitas ekonomi desa, termasuk distribusi pangan dan penguatan produk lokal. Sinergi dengan Kementerian Pertanian penting agar koperasi memiliki basis usaha yang produktif dan berkelanjutan,” katanya.

Bupati Lampung Timur, Ella Siti Nuryamah, yang juga turut hadir menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan Kopdes Merah Putih di daerahnya. “Kami melihat integrasi ayam rakyat dengan koperasi sebagai peluang konkret untuk meningkatkan pendapatan masyarakat desa. Pemerintah daerah siap memfasilitasi pembinaan dan memastikan koperasi benar-benar menjadi wadah pemberdayaan yang memberi manfaat langsung bagi warga,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Peternakan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Cecep Muhammad Wahyudin, menegaskan peran HKTI sebagai penghubung antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Koperasi. “HKTI siap menjembatani komunikasi dan pendampingan di lapangan agar kebijakan yang dirumuskan dapat dipahami dan dijalankan oleh peternak. Kolaborasi ini penting untuk memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran,” imbuhnya.

Kementerian Pertanian dan Kementerian Koperasi sepakat memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan integrasi program berjalan konsisten dan berkelanjutan. Sinergi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun ekonomi desa yang mandiri, memperkuat kelembagaan koperasi, serta menghadirkan manfaat langsung bagi peternak dan masyarakat.

 

Kategori
WA Layanan Ditjen PKH