Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
Logo

KemenPANRB Beri Apresiasi, Kementan Kembali Capai Layanan Publik Kategori Prima Tahun 2025

06/12/2025 17:12:00 Indra 96

Malang — Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) memberikan apresiasi atas keberhasilan Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari meraih predikat Pelayanan Publik Prima dalam Penilaian Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2025.

Selain memberikan apresiasi, KemenPANRB juga meninjau langsung kegiatan pelayanan publik dan berbagai inovasi yang dijalankan BBIB Singosari, Jumat (5/12/2025).

Deputi Bidang Pelayanan Publik, Otok Kuswandaru, bahwa BBIB Singosari memiliki banyak potensi dan praktik baik dalam penyelenggaraan layanan publik. Menurutnya, berbagai inovasi yang dijalankan mampu mendukung program prioritas nasional, khususnya sektor ketahanan pangan.

“Di BBIB Singosari kami melihat banyak potensi dan praktik baik yang berjalan sangat efektif, terutama dalam inovasi dan peningkatan kualitas layanan. Penilaiannya sangat baik, dan BBIB Singosari layak dikategorikan sebagai unit dengan layanan prima,” ujarnya.

Kepala Biro Organisasi SDM Aparatur Kementerian Pertanian, Nurwahida menjelaskan bahwa PEKPPP Mandiri Tahun 2025 melibatkan 25 unit evaluasi. Penilaian difokuskan pada standar pelayanan, kompetensi SDM, inovasi, serta tingkat kepuasan publik. Dari evaluasi tersebut, BBIB Singosari berhasil meraih skor 4,86, menjadi salah satu nilai tertinggi di seluruh unit kerja Kementerian Pertanian.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementan, Nuryani Zainuddin menyampaikan bahwa PEKPPP menjadi agenda penting dalam memperkuat sektor peternakan nasional. Ia menyebut pemuliaan dan perbibitan ternak sebagai fondasi produktivitas.

“BBIB Singosari sudah menjadi pusat unggulan nasional dalam pengembangan teknologi inseminasi buatan,” kata Nuryani. Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor serta solusi implementatif untuk mempercepat swasembada daging dan meningkatkan kesejahteraan peternak.

Kepala BBIB Singosari, Akbar menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa pelayanan publik yang prima telah membawa BBIB Singosari meraih berbagai prestasi, termasuk pengakuan internasional.

“Kami mendapat penghargaan dari FAO atas kontribusi dalam Kerja Sama Selatan–Selatan dan Triangular. Kami juga bekerja sama dengan PT Tempo Scan Pacific untuk pengembangan usaha sapi perah,” ujarnya, sembari menambahkan bahwa BBIB Singosari akan terus memperkuat inovasi, meningkatkan kualitas semen beku, serta memperluas kerja sama internasional untuk mendukung pembangunan peternakan modern.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke beberapa fasilitas utama, seperti Kandang Pejantan, Laboratorium, dan Bank Sperma. Tim evaluator KemenPANRB juga melakukan validasi dokumen PEKPPP di lokasi.

Melalui kunjungan ini, KemenPANRB berharap inovasi dan upaya terbaik BBIB Singosari dapat menjadi contoh bagi unit pelayanan publik lainnya dalam membangun layanan yang adaptif, inovatif, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

 

Kategori
WA Layanan Ditjen PKH