• Beranda
  • Berita
  • Perkembangan Kejadian Avian Influenza (AI) pada Unggas Kondisi s/d 31 Juli 2016

Perkembangan Kejadian Avian Influenza (AI) pada Unggas Kondisi s/d 31 Juli 2016

  • 04 Agustus 2016, 15:00 WIB
  • /
  • Dilihat 1364 kali

Laporan perkembangan kejadian penyakit Avian Influenza(AI) pada unggas di Indonesia berdasarkan hasil Uji Cepat (Rapid Test) positif yang dilaporkan petugas kesehatan hewan respon cepat melalui SMS Gateway, iSIHKNAS dan surveilans investigasi BBV/BV sampai dengan kejadian AI per 31 Juli2016 sebagai berikut :

1

Kejadian AI pada unggas selama bulan Juli 2016 (1-31 Juli 2016)

 

a.

Jumlah kejadian AI sebanyak 16kejadian di 16 desa pada 15 Kab/kota di 11 Provinsi, yakni:

 

 

1)

Jawa Barat 5 kejadian (Indramayu/ 2 kejadian Kec. Juntinyuat dan Kec. Sliyeg, Tasikmalaya/1 kejadian kec. Cipatujah, Bekasi/1 kejadian Kec Pebayuran, Garut/1 kejadian Kec. Wanaraja);

 

 

2)

Jawa Tengah 2 kejadian ( Grobogan/1 kejadian kec. Penawangan dan Semarang/1 kejadian kec. Ungaran Barat);

 

 

3)

Jawa Timur 1 kejadian (Tuban/ 1 kejadian Kec. Plumpang);

 

 

4)

DI Yogyakarta 1 kejadian (Bantul/1 kejadian Kec. Pandak);

 

 

5)

Lampung 1 kejadian (Lampung Utara/1 kejadian Kec Kotabumi Selatan);

 

 

6)

Bengkulu 1 Kejadian (bengkulu/1 kejadian-Kec.Sungai Serut);

 

 

7)

Kalimantan Timur 1 Kejadian (Samarinda/1 kejadian Kec. Samarinda utara);

 

 

8)

Kalimantan Tengah 1 kejadian (Kpauas/1 kejadian Kec. Selat);

 

 

9)

Sulawesi Barat 1 Kejadian (Majene/1 Kejadian Kec. Tammerodo Sendana);

 

 

10)

Sulawesi Selatan 1 kejadian (Soppeng/1 kejadian kec. Lalabata);

 

 

11)

Nusa Tenggara Barat 1 kejadian (Lombok Timur/1 kejadian Kec. Pringgasela).

 

b

Menyebabkan kematian unggas sebanyak 6550 ekorterdiri dari  514ekor ayam kampung, 2.000 ekor Puyuh,6 ekor Ayam petelur dan 4.030ekor itik.

2

Keterkaitan dengan Kasus Flu Burung pada manusiaselama bulan  Juli 2016.

Tidak ada kejadian positif Flu Burung pada manusia selama bulan Juli 2016 (Sumber Kementerian Kesehatan)

3

Perkembangan kejadian AI pada unggas tahun 2006 s/d 2015

Sejak terjadinya wabah AI pada unggas di Indonesia yang dideklarasi pada bulan Januari 2004, kejadian secara bertahap menurun cukup signifikan setiap tahun yakni th. 2007 = 2.751 kejadian, th. 2008 = 1.413 kejadian, th 2009 = 2293 kejadian, th.2010 = 1502 kejadian, th. 2011 = 1.411 kejadian, th. 2012 = 546 kejadian th. 2013 = 470 kejadian, th. 2014 = 346 kejadian, tahun 2015 = 123 kejadian dan tahun 2016 = 188 kejadian.

4

Kesiagaan Pengendalian AI pada unggas

Untuk mengantisipasi kondisi cuaca ekstrim curah hujan tinggi dan kejadian banjir di beberapa daerah di Indonesia yang berpotensi risiko meningkatnya kejadian AI pada unggas, maka telah diterbitkan Surat Edaran Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan No. 12141/PK.320/F/02/2016 tanggal 12 Februari 2016 tentang Peningkatan Kewaspadaan dan Pengendalian Penyakit AI di Musim Hujan.

 

1)

Penyuluhan kesadaran masyarakat/peternak melapor bila unggas sakit/mati mendadak dan waspada

 

2)

Petugas keswan lakukan Deteksi, Lapor dan Respon Cepat Pengendalian AI

 

3)

Biosekuriti 3 Zona (Bersih, Antara, Kotor)

 

4)

Vaksinasi 3 Tepat (Vaksin, Jadwal, Tehnik vaksinasi)

 

5)

Sanitasi rantai pemasaran unggas

 

6)

Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) Masyarakat

 

7)

Surveilans dan investigasi dinamika virus AI

 

8)

Pengadaan DOC dari Breeding farm bersertifikat Kompartemen Bebas AI

5

Strategi pengendalian AI di indonesia meliputi :  

 

*

Strategi Utama

 

 

(1)

Deteksi, Lapor dan Respon (DLR) Cepat

 

 

(2)

Biosekuriti

 

 

(3)

Vaksinasi

 

 

(4)

Penataan rantai pasar unggas

 

 

(5)

Kompartementalisasi dan Zoning

 

 

(6)

Surveilans

 

 

(7)

Pengawasan lalu lintas

 

*

Strategi Penunjang

 

 

(1)

Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE)

 

 

(2)

Kemitraan pemerintah dan swasta (Public PrivatePartnership)

 

 

(3)

Legislasi

6

Komunikasi Publik

 

a

Masyarakat/peternak yang mengetahui adanya unggas sakit/mati mendadak agar melapor melalui SMS ke Tim Respon Cepat setempat/daerah terdekat atau melaluiSMS dan Call Center AI   Direktorat Kesehatan Hewan No. 08118301001

 

b

Informasi kejadian AI pada unggas terkini di Indonesia dapat diakses  melalui website:ditjennak.pertanian.go.id

Logo

DIREKTORAT JENDERAL PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN
KEMENTERIAN PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA

Jl. Harsono RM No. 3 Gedung C Lantai 6 - 9, Ragunan
Kecamatan Pasar Minggu Kota Jakarta Selatan
Provinsi Daerah Khusus Jakarta 12550

Tlp: (021) 7815580 - 83, 7847319
Fax: (021) 7815583

[email protected]
https://ditjenpkh.pertanian.go.id/

Tetaplah Terhubung

Mari jalin silaturahmi dengan mengikuti akun sosial media kami

Copyright © 2021 Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian - All Rights Reserved

Aksesibilitas

Kontras
Saturasi
Pembaca Layar
D
Ramah Disleksia
Perbesar Teks
Jarak Huruf
Jarak Baris
Perataan Teks
Jeda Animasi
Kursor
Reset