• Beranda
  • Berita
  • Update Perkembangan Kasus Avian Influenza (AI) pada Unggas Kondisi s/d 31 Januari 2013

Update Perkembangan Kasus Avian Influenza (AI) pada Unggas Kondisi s/d 31 Januari 2013

  • 11 Februari 2013, 09:57 WIB
  • /
  • Dilihat 1524 kali

Laporan perkembangan kasus penyakit Avian Influenza (AI) pada unggas di Indonesia berdasarkan hasil Uji Cepat (Rapid Test) positif yang dilaporkan Tim PDSR (Participatory Disease Surveillance and Response) melalui SMS Gateway sampai dengan kasus per 31 Januari 2013 sebagai berikut :
 

1. Kasus AI pada unggas selama bulan Januari 2013 (1-31 Januari 2013)
 
a. Jumlah kasus AI sebanyak 115 kasus di 115 desa (diantara 76.613 desa se-Indonesia) pada 58 Kab/kota di 16 Provinsi, yakni:
1) Jawa Timur 22 kasus (Bojonegoro, Mojokerto, Ponorogo, Tuban, Lamongan, Malang, Banyuwangi, Pasuruan, Tulungagung, Probolinggo, Nganjuk dan Pacitan),
2) Lampung 15 kasus (Lampung selatan, Metro, Pesawaran, Bandar Lampung, Waykanan, Tanggamus dan Tulang Bawang),
3) Bali 13 kasus (Buleleng, Bangli, Badung, Gianyar dan Klungkung),
4) Jawa Barat 12 kasus (Banjar, Majalengka, Indramayu dan Tasikmalaya),
5) Riau 9 kasus (Bengkalis, Pekanbaru, Kampar dan Rokan Hilir),
6) Sumatera Selatan 7 Kasus ( Muara Enim),
7) Sulawesi Selatan 7 kasus (Barru, Pinrang, Sinjai dan Sidrap),
8) Jawa Tengah 6 kasus (Kendal, Klaten Demak dan Purworejo),
9) Jambi 6 kasus ( Sarolangun, Jambi dan Batang hari),
10) Banten 5 kasus (Tangerang Selatan, Kota Serang, Cilegon dan Serang),
11) DI Yogyakarta 4 kasus (Bantul, Gunung kidul dan Kulonprogo),
12) Sulawesi Barat 3 kasus (Polewali Mandar dan Majene),
13) Kalimantan Timur 2 kasus (Kutai Timur dan Kota Bontang),
14) Sulawesi Tenggara 2 kasus (Konawe),
15) Sumatera Utara 1 kasus (Humbang Hasundutan) dan
16) Bengkulu 1 kasus (Bengkulu).
b. Menyebabkan kematian unggas sebanyak 46.113 ekor (7.181 ekor ayam kampung, 34.577 ekor itik, 700 ekor ayam pedaging, 1938 ekor Puyuh dan 1.717 ekor ayam petelur).
c. Khusus berkaitan perkembangan meningkatnya kasus AI dan kematian itik, berikut hasil monitoring jumlah kematian itik sejak bulan Oktober s/d 31 Januari 2013 sebanyak 292.472 ekor di 90 kab/kota pada 13 provinsi yakni:
1. Jawa Tengah 148.466 ekor di 24 kab
2. Jawa Timur 60.526 ekor di 16 kab/kota
3. Jawa Barat 27.052 ekor di 15 kab/kota
4. Lampung 7.758 ekor di 13 kab/kota
5. DIY 8.697 ekor di 5 kab/kota
6. Bali 3.496 ekor di 6 kab/kota
7. Banten 8.331 ekor di 4 kab/kota
8. Riau 2.038 ekor di 1 kab/kota
9. Sumatra Barat 1.497 ekor di 2 kab/kota
10. Sulawesi Selatan 15.254 ekor di 1 kab/kota
11. Sulawesi Barat 1.819 ekor di 1 kab/kota
12. Bengkulu 740 ekor di 1 kab/kota
13. Sulawesi Tenggara 6.798 ekor di 1 kab/kota
(sumber data SMS Gateway, Laporan Dinas Peternakan Provinsi dan BBV/BPPV, Rekapitulasi data s/d 31 Januari 2013).
2. Tidak ada kasus Flu Burung pada manusia selama bulan Januari 2013 (Sumber Kemenkes).
3. Perkembangan kasus AI pada unggas tahun 2006 s/d 2012
Sejak terjadinya wabah AI pada unggas di Indonesia yang dideklarasi pada bulan Januari 2004, kasus secara bertahap menurun setiap tahun yakni th. 2007 = 2.751 kasus, th. 2008 = 1.413 kasus, th 2009 = 2293 kasus, th.2010 = 1502 kasus, th. 2011 sebanyak 1.411 kasus dan tahun 2012 sebanyak 548 kasus.
4. Penerapan 8 Strategi pengendalian AI sesuai Standard Operational Procedures (SOP) dalam pengendalian AI pada itik dan unggas umumnya serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya peningkatan kasus AI pada unggas di bulan Januari s/d April setiap tahunnya bersamaan dengan perubahan iklim yang ekstrim di musim penghujan, maka telah diterbitkan :
 
a. Surat Edaran Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nomor Tanggal 6 Desember 2012, No. 06042/PD.610/F/12/2012 Tentang Pengendalian Penyakit AI pada Itik
b. Surat Edaran Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan No. 03051/PD620/F/01/2013 Tanggal 3 Januari 2013 tentang Vaksinasi AI pada Itik/Unggas
5. Komunikasi Publik
 
a. Komunikasi dengan masyarakat melalui SMS dan Call Center AI Direktorat Kesehatan Hewan No. 08118301001
b. Informasi kasus AI pada unggas terkini di Indonesia dapat diakses melalui website: https://ditjennak.deptan.go.id
Logo

DIREKTORAT JENDERAL PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN
KEMENTERIAN PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA

Jl. Harsono RM No. 3 Gedung C Lantai 6 - 9, Ragunan
Kecamatan Pasar Minggu Kota Jakarta Selatan
Provinsi Daerah Khusus Jakarta 12550

Tlp: (021) 7815580 - 83, 7847319
Fax: (021) 7815583

[email protected]
https://ditjenpkh.pertanian.go.id/

Tetaplah Terhubung

Mari jalin silaturahmi dengan mengikuti akun sosial media kami

Copyright © 2021 Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian - All Rights Reserved

Aksesibilitas

Kontras
Saturasi
Pembaca Layar
D
Ramah Disleksia
Perbesar Teks
Jarak Huruf
Jarak Baris
Perataan Teks
Jeda Animasi
Kursor
Reset