• Beranda
  • Berita
  • Tingkatkan Investasi Pertanian, Kementan Gelar Agri-Investment Forum and Expo

Tingkatkan Investasi Pertanian, Kementan Gelar Agri-Investment Forum and Expo

  • 16 November 2023, 16:15 WIB
  • /
  • Dilihat 107 kali
  • /
  • humaspkh

Mojokerto - Kementerian Pertanian menyelenggarakan Agri-Investment Forum and Expo (AIFE) 2023 dengan tema ‘’Akselerasi Perizinan dan Investasi Pertanian melalui Kolaborasi dan Sinergitas Pemangku Kepentingan” dalam upaya mendorong peningkatan investasi pertanian melalui sinergi dan kolaborasi dengan stakeholders. AIFE 2023 merupakan gelaran pertama kali yang digagas oleh Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP).

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dalam banyak kesempatan selalu mengajak para investor baik dari dalam negeri maupun luar negeri untuk berinvestasi di sektor pertanian. Kehadiran AIFE 2023 di Kebun Pemeriksaan Subtantif PVT Kabupaten Mojokerto Provinsi Jawa Timur tanggal 16 November 2023 diharapkan mampu menumbuhkan dan menyebarkan semangat kreativitas dalam berinvestasi di sektor pertanian.

Plt. Sekretaris Jenderal Kementan, Prihasto Setyanto mengatakan bahwa kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam meningkatkan kemudahan berusaha.

“Pemangku kepentingan yang terlibat harus bersatu padu, saling mendukung, dan bekerja bersama-sama demi menciptakan lingkungan investasi yang kondusif di sektor pertanian,” ujarnya saat membuka kegiatan secara daring.

AIFE 2023 dikemas unik dengan melibatkan beberapa kegiatan menarik yaitu business matching antara calon investor, talk series dan expo pameran. Business Matching dihadiri oleh perusahaan mitra calon investor PT Baladna dari Qatar yaitu PT Berdikari, perwakilan calon investor H&N bersama dengan Bappeda, DPMPTSP Jombang, Kepala Dinas Peternakan Jombang dan Dinas Pariwisata Jombang.

Perusahaan PT Baladna berencana mengembangkan industry sapi perah mulai dari hulu sampai dengan hilir dengan kapasitas produksi 750 ribu litter. Dalam menunjang rencana tersebut diperlukan lahan kurang lebih 1000 ha dalam satu hamparan untuk budidaya sapi perah dan industry pengolahan susu beserta pendukungnya seperti lahan rumput.

Perwakilan Pemerintah Daerah Jombang dalam hal ini diwakili Bappeda menyampaikan ketersediaan lahan dengan luas 500 ha dalam satu hamparan dan lebih dari 1000 ha dalam satu Kawasan. PT Berdikari menangkap baik informasi ketersediaan lahan tersebut dan akan melakukan kunjungan lahan setelah Pemerintah Daerah menyampaikan secara resmi surat ketersediaan lahan tersebut.

Talk series dilaksanakan secara maraton mulai dari serie pertama 1 November 2023 hingga serie keempat pada 16 November 2023. Sedangkan expo pameran menampilkan banyak produk-produk pertanian antara lain varietas benih dan bibit tanaman yang telah mendapatkan Hak PVT, produk pupuk, pestisida, dan produk olahan pertanian. Peserta pameran tidak hanya dari Kementerian Pertanian, namun juga diikuti oleh Dinas Penanaman Modal setempat, beberapa perusahaan benih, dan juga produsen pupuk.

Pada kesempatan yang sama, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) turut serta menampilkan beberapa produk olahan unggulan peternakan pada expo pameran. Produk yang ditampilkan yaitu olahan susu sapi , produk olahan sarang burung walet, telur asin, produk olahan daging, produk olahan telur puyuh, produk olahan telur (tepung telur) dan produk lainnya.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Ditjen PKH, Tri Melasari mengatakan bahwa penyelenggaraan AIFE 2023 menjadi sarana yang efektif untuk ajang temu business dari pelaku usaha peternakan dan calon investor, promosi investasi dan juga ajang komunikasi dan penyebarluasan informasi produk maupun layanan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk mendukung kegiatan investasi.

“Ditjen PKH berpartisipasi pada AIFE 2023 untuk memfasilitasi investor dan mengenalkan potensi dan peluang investasi serta menyebarluaskan produk olahan unggulan peternakan, sehingga muncul minat para investor untuk berinvestasi di sektor pertanian, terutama sub sektor peternakan yang sedang kami kembangkan saat ini”, ujarnya.

Logo

DIREKTORAT JENDERAL PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN
KEMENTERIAN PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA

Jl. Harsono RM No.3
Gedung C Lt 6 - 9, Ragunan, Kec. Pasar Minggu,
Kota Jakarta Selatan, Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12550

Tlp: (021) 7815580 - 83, 7847319
Fax: (021) 7815583

ditjennak@pertanian.go.id
https://ditjenpkh.pertanian.go.id/

Tetaplah Terhubung

Mari jalin silaturahmi dengan mengikuti akun sosial media kami

Copyright © 2021 Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian - All Rights Reserved

Aksesibilitas

Kontras
Saturasi
Pembaca Layar
D
Ramah Disleksia
Perbesar Teks
Jarak Huruf
Jarak Baris
Perataan Teks
Jeda Animasi
Kursor
Reset