Dukungan Swasta Menguat, Kementan Upayakan Percepat Peningkatan Produksi Susu dan Daging Sapi
- 20 Februari 2025, 14:51 WIB
- /
- Dilihat 166 kali
- /
- humaspkh

Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat kolaborasi dengan swasta untuk menggenjot produksi sapi perah dan sapi pedaging. Langkah ini ditempuh guna mengurangi ketergantungan terhadap impor daging sapi dan susu, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, menegaskan bahwa kemitraan strategis dengan pelaku usaha menjadi salah satu upaya konkret dalam mencapai swasembada daging sapi dan susu.
“Kami berkomitmen untuk mempercepat swasembada sapi melalui kemitraan dengan pelaku usaha, baik dari sektor hulu maupun hilir. Salah satu fokus utama kami adalah meningkatkan produksi sapi perah dan sapi pedaging dengan memastikan ketersediaan lahan yang memadai dan sistem budidaya yang lebih efisien,” ujar Agung dalam audiensi dengan pelaku usaha di Jakarta, Kamis, 20 Februari 2025.
Pemerintah menargetkan peningkatan populasi sapi dalam negeri dengan mendorong investasi di subsektor peternakan. Selain itu, dukungan terhadap peternak lokal diperkuat melalui penyediaan akses pasar yang stabil dan teknologi modern.
“Secara bertahap Pemerintah berkomitmen untuk mengurangi impor susu dan daging sapi dengan meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri. Kami telah menyiapkan berbagai strategi, termasuk penguatan program pembibitan sapi lokal, optimalisasi pakan, serta pengendalian penyakit hewan agar produktivitas ternak meningkat secara signifikan,” tambah Agung.
Salah satu tantangan utama dalam pengembangan subsektor peternakan adalah keterbatasan lahan dan ketersediaan pakan berkualitas. Oleh karena itu, pemerintah mendorong kerja sama dengan sektor swasta dalam membuka dan mengelola lahan secara optimal.
CEO PT Grand Integra Teknologi, Muh. Zabir Ikbal, menyatakan pihaknya telah mendapatkan lahan seluas 2.500 hektare dari PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) di Garut. Lahan ini akan dimanfaatkan untuk pengembangan sapi pedaging dan sapi perah guna meningkatkan produksi daging sapi dan susu segar dalam negeri.
“Kami sangat mengapresiasi langkah pemerintah yang telah memberikan kesempatan bagi dunia usaha untuk berkontribusi dalam pengembangan sektor peternakan. Dengan luas lahan yang tersedia, kami optimis dapat meningkatkan populasi sapi secara signifikan dan membantu memenuhi kebutuhan protein hewani nasional,” ujarnya.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan produksi daging sapi dan susu segar dalam negeri semakin meningkat, sekaligus membuka peluang baru bagi para peternak untuk berkembang di industri yang lebih kompetitif.