• Beranda
  • Berita
  • Dirjen PKH Dampingi 4 Menteri Kabinet Kerja Bidang Ekonomi Monitoring Perkembangan Industri Persusuan Di Malang Jawa Timur

Dirjen PKH Dampingi 4 Menteri Kabinet Kerja Bidang Ekonomi Monitoring Perkembangan Industri Persusuan Di Malang Jawa Timur

  • 10 Januari 2017, 10:59 WIB
  • /
  • Dilihat 1738 kali

Malang_9 Januari 2017, Dalam rangka mendukung percepatan pemenuhan kebutuhan protein hewani asal ternak, terutama susu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian  (Menko Perekonomian) Darmin Nasution bersama Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukito, dan Menteri Perindustrian (Menperin) Erlangga Hartarto yang didampingi oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) I Ketut Diarmita melakukan kunjungan kerja ke beberapa lokasi di Kabupaten Malang terkait dengan industri persusuan diantaranya : Koperasi Susu sapi Perah di Pujon, perusahaan susu PT. Greenfield dan Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB Singosari).

Dalam kunjungannya, Menko perekonomian Darmin Nasution menyoroti soal pertumbuhan koperasi susu sapi perah di Pujon kabupaten Malang, yang mana dalam kurun waktu lima tahun terakhir ini mengalami perlambatan yang signifikan. “Kita juga melihat koperasi sapi perah di Pujon dan melihat bagaimana perkembangannya, seperti apa permasalahannya, serta kesulitan apa yang dihadapi oleh peternak kita”, kata Darmin Nasution yang juga didampingi Gurbernur Jawa Timur Soekarwo.

“Kita akan identifikasi, termasuk masalah pakan, kandang dan persoalan genetik karena sudah semakin lama sapi perahnya turun-temurun genetiknya sudah tidak terlalu bagus lagi” ujarnya. “Kita sedang mencoba merumuskan, bagaimana cara membantu para peternak kita dalam persoalan pembiayaan kredit dan pembangunan kandang”, terangnya.

Menurut Wakil Ketua Asosiasi Peternak sapi Perah Indonesia (APSPI) Heru S. Prabowo bahwa rendahnya harga SSDN (Susu Segar Dalam Negeri ) ditingkat peternak menjadi menyebab utama keengganan peternak untuk memelihara sapi perah. “Harga saat ini berkisar antara 5.000 – 5.500 rupiah per liter, tentunya tidak bisa menutup biaya operasional pemeliharaan, terutama pakan sapi perah” ungkap Heru.

Selanjutnya Menteri Perdagangan dalam kunjungannya ke perusahaan peternakan sapi perah PT. Greenfield menyatakan bahwa pemerintah akan berkoordinasi untuk menentukan floor price untuk susu sapi segar di Indonesia. Pemerintah dalam hal ini yaitu Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian dan Menteri Pertanian harus bersama-sama untuk menentukan floor price untuk harga susu segar dari peternak” ungkap Mendag mengatakan kepada Menko Perekonomian dan Menperin dalam kesempatan tersebut, dimana dalam kunjungan tersebut juga dilakukan bersama dengan Menteri PUPR, Basuki Hadimoeljono dan Menteri Kominfo Rudiantara.

Dirjen PKH, I Ketut Diarmita menyampaikan bahwa untuk mengatasi permasalahan tersebut, saat ini pemerintah sedang mengkaji kebijakan wajib serap SSDN oleh industri pengolahan susu (IPS). “Saat ini Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal peternakan dan Kesehatan Hewan bersama-sama dengan instansi terkait sedang mengkaji peraturannya” ungkap Diarmita.

Kunjungan kerja berikutnya juga dilakukan ke BBIB Singosari yang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) bidang perbibitan di bawah Ditjen PKH Kementan yang mempunyai tugas: memproduksi dan mendistribusikan semen beku dari berbagai rumpun sapi lokal dan eksotik, serta menyelenggarakan bimbingan teknis. Kepala BBIB Singosasri, Enniek Herwijanti menyampaikan bahwa sampai dengan tahun 2016 BBIB singosari telah memproduksi semen beku sebanyak 38,5 Juta dosis dan telah mendistribusikannya ke seluruh Indonesia lebih dari 33,5 Juta dosis, serta ekspor ke 6 (enam) negara 18.850 dosis, sehingga pada bulan Januari 2017 ini masih ada stock semen beku sebanyak 3,9 juta dosis dari berbagai rumpun yang diprioritaskan untuk mendukung kegiatan Upaya Khusus (Upsus) Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB).

 

Contact Person:

Dr. Ir. Nasrullah, M.Sc. (Sekretaris Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan)
Yuliana Susanti, SPt, M.Si (Tim Humas Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan)

Logo

DIREKTORAT JENDERAL PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN
KEMENTERIAN PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA

Jl. Harsono RM No.3
Gedung C Lt 6 - 9, Ragunan, Kec. Pasar Minggu,
Kota Jakarta Selatan, Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12550

Tlp: (021) 7815580 - 83, 7847319
Fax: (021) 7815583

[email protected]
https://ditjenpkh.pertanian.go.id/

Tetaplah Terhubung

Mari jalin silaturahmi dengan mengikuti akun sosial media kami

Copyright © 2021 Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian - All Rights Reserved

Aksesibilitas

Kontras
Saturasi
Pembaca Layar
D
Ramah Disleksia
Perbesar Teks
Jarak Huruf
Jarak Baris
Perataan Teks
Jeda Animasi
Kursor
Reset