Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
Logo

Kementan Siapkan Bank Genomik, Kemandirian Bibit Ternak Unggul Nasional Digenjot

17/10/2026 23:07:00 Fahmi 17

Bogor – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat fondasi peternakan nasional melalui pemanfaatan teknologi modern. Salah satunya dengan menyiapkan pembangunan Laboratorium Bank Genomik dan Bioteknologi Reproduksi Ternak Terpadu di Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, guna menjaga kekayaan genetik sekaligus mempercepat pengembangan bibit ternak unggul dalam negeri.

Langkah ini sejalan dengan semangat Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam mendorong kemandirian produksi nasional melalui inovasi teknologi dan penguatan sektor hulu. Pengembangan bibit unggul menjadi bagian penting untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing, serta membangun peternakan Indonesia yang berkelanjutan.

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Ditjen PKH Kementan, Hary Suhada, mengatakan fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat pengembangan teknologi reproduksi sekaligus pelestarian sumber daya genetik ternak Indonesia.

“Pembangunan Laboratorium Bank Genomik dan Bioteknologi Reproduksi Ternak Terpadu di BET Cipelang merupakan langkah strategis untuk memperkuat pengembangan bibit ternak unggul berbasis teknologi,” ujar Hary dalam Focus Group Discussion (FGD) di Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan (BPMSPH), Bogor, Rabu (14/10/2026).

Laboratorium ini dirancang untuk mendukung analisis genomik, produksi embrio melalui teknologi in vivo dan in vitro, serta penyimpanan plasma nutfah ternak. Melalui pemanfaatan teknologi tersebut, potensi genetik ternak lokal diharapkan dapat dikembangkan secara optimal tanpa mengabaikan pelestarian keanekaragaman hayati.

Perwakilan Bappenas menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan keselarasan proyek dengan prioritas pembangunan nasional agar investasi yang disiapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi peternakan serta konservasi sumber daya genetik.

Melalui sinergi lintas sektor, Kementan berharap bank genomik ini kelak menjadi fondasi penguatan perbibitan nasional, menjaga kekayaan genetik ternak Indonesia, sekaligus membuka jalan menuju peternakan yang semakin mandiri, produktif, dan berdaya saing. (*)

Kategori

WA Layanan Ditjen PKH