Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
Logo

Kementan Dorong Pasar Hewan Jonggol Jadi Pusat Perdagangan Ternak Modern

08/08/2026 08:10:00 Fahmi 66

Bogor – Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong Pasar Hewan Jonggol di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berkembang menjadi pusat perdagangan ternak yang modern, tertib, dan memenuhi standar kesehatan hewan.

 

Keberadaan pasar hewan tersebut dinilai tidak hanya penting untuk memperlancar transaksi jual beli ternak, tetapi juga dapat memberikan akses pasar yang lebih baik bagi peternak, memperkuat tata niaga, serta menggerakkan perekonomian masyarakat di kawasan Bogor Timur.

 

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementan, Hary Suhada, mengatakan pembangunan infrastruktur peternakan merupakan bagian dari investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus daya saing sektor peternakan.

 

Hary hadir mewakili Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Agung Suganda dalam peresmian Pasar Hewan Jonggol, Kamis (6/8/2026).

 

"Kementerian Pertanian mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menghadirkan infrastruktur yang mendukung kemajuan subsektor peternakan. Pembangunan seperti ini merupakan investasi jangka panjang yang tidak hanya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat daya saing daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Hary Suhada.

 

Menurut Hary, pasar hewan memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar tempat transaksi. Pasar dapat menjadi bagian dari sistem agribisnis yang mendukung pengawasan kesehatan hewan, penerapan biosekuriti, kesejahteraan hewan, hingga ketertelusuran lalu lintas ternak.

 

Hal tersebut penting untuk memastikan perdagangan ternak berlangsung secara tertib sekaligus memberikan rasa aman bagi peternak, pedagang, dan konsumen.

Dengan pengelolaan yang baik, Pasar Hewan Jonggol juga diharapkan dapat mendukung penyediaan pangan asal hewan yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

 

"Kami berharap Pasar Hewan Jonggol dapat menjadi contoh pasar ternak modern yang mampu memperkuat sistem pemasaran, meningkatkan pelayanan kesehatan hewan, menerapkan biosekuriti secara konsisten, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan peternak. Kementerian Pertanian akan terus mendukung pemerintah daerah dalam memperkuat produktivitas peternakan, kualitas bibit, layanan kesehatan hewan, hingga sistem pemasaran yang lebih efisien," katanya.

 

Selain itu, Hary menyambut baik kerja sama antara Badan Karantina Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Bogor. Menurut dia, sinergi antarlembaga diperlukan untuk mencegah masuk dan menyebarnya penyakit hewan sekaligus mendukung kelancaran lalu lintas komoditas peternakan dan perikanan.

Bagian dari Pengembangan Bogor Timur

 

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan Pasar Hewan Jonggol merupakan bagian dari pengembangan kawasan Bogor Timur. Menurutnya, pembangunan kawasan tidak cukup hanya dengan menghadirkan pusat pemerintahan, tetapi juga membutuhkan fasilitas ekonomi yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

 

"Pasar Hewan Jonggol merupakan salah satu tahapan membangun Bogor Wilayah Timur. Ketika masyarakat memiliki harapan terhadap pengembangan wilayah, maka yang harus dipersiapkan bukan hanya pusat pemerintahannya, tetapi juga seluruh fasilitas penunjang yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat," ujar Rudy.

 

Rudy mengatakan pengembangan Bogor Timur juga didukung pembangunan infrastruktur penunjang, termasuk konektivitas jalan dan fasilitas publik. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat membuka peluang investasi sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

 

Pasar Hewan Jonggol beroperasi setiap Senin dan Kamis dengan kapasitas ratusan ekor ternak. Fasilitas tersebut dilengkapi hotel hewan dan ruang pemeriksaan kesehatan.

 

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memudahkan peternak dan pedagang dalam melakukan transaksi sekaligus memastikan ternak yang diperjualbelikan memenuhi aspek kesehatan.

 

Bagi Kementan, keberadaan pasar hewan menjadi bagian dari ekosistem peternakan yang mencakup produksi, kesehatan ternak, perdagangan hingga konsumen. Dengan tata niaga yang semakin tertib dan pelayanan kesehatan yang memadai, keberadaan Pasar Hewan Jonggol diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih baik bagi peternak sekaligus menjadi penggerak ekonomi baru di Bogor Timur. (*)

Kategori
WA Layanan Ditjen PKH