Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
Logo

Kementan Apresiasi Kinerja Pengadaan, Ditjen PKH Raih Penghargaan Unit Kerja Paling Responsif

17/08/2026 18:09:00 Fahmi 46

Jakarta – Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) meraih penghargaan sebagai Unit Kerja yang Paling Responsif dalam Pengelolaan Kategori pada Katalog Elektronik lingkup Kementan Tahun 2026.

 

Penghargaan tersebut diserahkan pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8/2026), di Kantor Pusat Kementan, Jakarta.

 

Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas kinerja Ditjen PKH dalam merespons kebutuhan pengadaan secara efektif sekaligus mendukung tata kelola pengadaan barang dan jasa yang kredibel, akuntabel, dan transparan.

 

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara unit teknis dan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kementan.

 

“Kami mengapresiasi UKPBJ Kementerian Pertanian yang telah melaksanakan proses pengadaan KUAT, kredibel, unggul, akuntabel dan transparan,” ujar Agung.

 

Menurut Agung, responsivitas dalam pengadaan penting karena proses tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan berbagai program peternakan dan kesehatan hewan.

 

“Semoga pengadaan barang dan jasa pemerintah di lingkup Kementerian Pertanian, khususnya di Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan terus mengikuti prinsip KUAT tadi itu dan KPBJ Kementerian Pertanian menjadi salah satu unit yang juga terus membersamai kami dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa,” kata Agung.

 

Sekretaris Ditjen PKH, Nuryani Zainuddin, mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi Sekretariat Ditjen PKH untuk terus memperkuat dukungan manajemen, khususnya dalam memastikan proses perencanaan, penganggaran, administrasi, dan pengadaan berjalan secara terkoordinasi.

 

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat tata kelola pengadaan di lingkungan Ditjen PKH. Kami akan terus memastikan dukungan perencanaan, penganggaran, administrasi, dan koordinasi pengadaan berjalan responsif, tertib, transparan, dan akuntabel sehingga kebutuhan program dapat dipenuhi secara tepat waktu dan tepat sasaran,” ujar Nuryani.

 

Menurut Nuryani, pengadaan tidak berdiri sendiri, tetapi merupakan bagian dari sistem dukungan manajemen yang memastikan kebutuhan unit teknis dapat terpenuhi sehingga program dapat berjalan sesuai target.

 

“Bagi kami, penghargaan ini bukan tujuan akhir. Ini menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas layanan internal dan memperkuat koordinasi dengan seluruh unit kerja agar proses pengadaan benar-benar memberikan dukungan optimal terhadap pelaksanaan program dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

 

Penghargaan tersebut menjadi momentum bagi Ditjen PKH untuk terus meningkatkan kualitas pengadaan, bukan hanya dari sisi kepatuhan terhadap ketentuan, tetapi juga dari kecepatan merespons kebutuhan program.

 

Dengan tata kelola pengadaan yang semakin baik, dukungan terhadap pelaksanaan program peternakan dan kesehatan hewan diharapkan dapat berjalan lebih efektif, tepat waktu, dan memberikan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat.

 

Bagi Ditjen PKH, penghargaan ini bukan sekadar pengakuan atas kinerja pengadaan, tetapi menjadi dorongan untuk memastikan tata kelola internal ikut bergerak cepat mendukung program peternakan dan kesehatan hewan di lapangan. (*)

Kategori
WA Layanan Ditjen PKH